Temukan Dosis Optimal Anda

Kalkulator Dosis Vitamin D3

Vitamin D berperan sangat vital dalam kekuatan tulang, keseimbangan imunitas, modulasi autoimun, dan regulasi mood. Kalkulator ini memberikan panduan dosis harian dan loading dose berbasis cutoff BMI Asia-Pasifik (WHO-WPRO) serta indeks UV tropis.

Belum punya hasil tes darah 25(OH)D? Anda dapat mengisi kuesioner gejala pra-tes lebih dahulu untuk skrining awal.

Parameter Tubuh & Lab

Step 1/1

Dari hasil cek darah 25-Hydroxy Vitamin D di laboratorium.

Kebutuhan SuplementasiBMI: 23.9 (Kelebihan Berat Badan (Overweight))
14.000
IU / hari

Kadar saat ini: 16 ng/mL → Target: 50 ng/mL (Defisit: 34 ng/mL).

Opsi Dosis Mingguan:50.000 IU / mingguSelama 6 minggu masa koreksi
Jadwal Evaluasi Tes Darah:8 Minggu LagiCek ulang serum 25(OH)D untuk kalibrasi dosis rumatan

Pemberitahuan Dosis & Keamanan

Dosis harian melebihi Tolerable Upper Intake Level (UL) standar 4.000 IU/hari. Wajib dikonsultasikan dengan dokter spesialis dan disertai pemantauan kadar kalsium darah.

Pemberitahuan Dosis & Keamanan

Tergolong defisiensi bermakna (<20 ng/mL). Protokol standar klinis menyarankan loading dose 50.000 IU sekali seminggu selama 6 minggu sebelum beralih ke dosis rumatan harian.

Simpan & Konsultasikan Hasil

Bagikan rincian dosis ini ke dokter, ahli gizi, atau keluarga via WhatsApp:

Kofaktor Wajib & Tips Penyerapan Lemak

💡Minum suplemen Vitamin D3 bersama makanan yang mengandung lemak sehat (minyak zaitun, alpukat, atau telur) untuk meningkatkan absorpsi hingga 50%.
💡Jika mengonsumsi suplemen biotin/multivitamin rambut, hentikan 48 jam sebelum tes lab 25(OH)D agar hasil tes tidak mengalami interferensi.
💡Kombinasikan dengan asupan Magnesium dan Vitamin K2 untuk mengoptimalkan penyerapan ke tulang dan mencegah kalsifikasi pembuluh darah.
Rujukan Konsensus & Riset:
  • WHO-WPRO: The Asia-Pacific perspective: redefining obesity and its treatment (2000).
  • Endocrine Society Clinical Practice Guideline: Evaluation, Treatment, and Prevention of Vitamin D Deficiency (2011).
  • Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG).
  • Setiati S, et al. Vitamin D status and its correlation with bone mineral density in Indonesian elderly women. Acta Med Indones. 2007.
Komitmen Kualitas & Integritas Medis

Dirancang Berdasarkan Konsensus Klinis & Riset Peer-Reviewed

Bagas Waras dibangun dengan standar transparansi medis tertinggi. Seluruh algoritma dosis dievaluasi dari uji klinis acak terkontrol (RCT) dan panduan kesehatan masyarakat resmi.

100% Berbasis Bukti (Evidence-Based)

Tidak mengandalkan klaim pemasaran produk komersial. Seluruh formula berlandaskan meta-analisis Cochrane, JAMA, Lancet, dan Permenkes RI 2019.

Adaptasi Antropometri Indonesia

Memasukkan variabel spesifik ras Asia: cutoff BMI WHO-WPRO (23 / 27.5), pigmen melanin UV tropis, dan kearifan pangan nusantara.

Etika Bebas Sponsor

Platform edukasi independen tanpa sponsor merek suplemen farmasi mana pun demi menjaga objektivitas saran klinis bagi masyarakat.

Tanya Jawab Medis (Q&A)

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Jawaban berbasis bukti klinis dan konsensus medis terkemuka.

Permenkes RI No. 28/2019 menetapkan AKG basal sebesar 600–800 IU/hari. Namun, bagi masyarakat perkotaan dengan kadar serum awal di bawah 30 ng/mL, konsensus endokrinologi internasional dan PDGMI merekomendasikan dosis rumatan 1.000–2.000 IU/hari, atau loading dose terarah (misal 5.000 IU/hari selama 8–12 minggu) jika terbukti defisiensi melalui tes darah.